oleh Endah Sriwahyuni pada 16 September 2012 pukul 15:22 ·
Pemecahan masalah pendidikan
Pustekkom; Menyusun Alternatif Pemecahan Masalah Pendidikan
Media elektronik untuk pendidikan itu dirintis oleh Pusat Teknologi Komunikasi dan Informasi Pendidikan (Pustekkom), lembaga yang berada di bawah Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas). Ini untuk memberikan layanan siaran pendidikan berkualitas yang dapat menunjang tujuan pendidikan nasional.
Pustekkom seperti dijelaskan dalam milis lembaga ini mengemban misi yang berperan serta secara aktif untuk memecahkan masalah-masalah pendidikan nasional dan pengembangan sumber daya manusia melalui pengembangan dan pendayagunaan teknologi komunikasi dan informasi. Visinya menjadi suatu lembaga unggulan (center of excellence) di bidang peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pengembangan teknologi komunikasi dan informasi dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional.
Pustekkom bertujuan menyusun alternatif pemecahan masalah pendidikan melalui penerapan teknologi pendidikan dengan mendayagunakan teknologi komunikasi dan informasi dan menghasilkan berbagai model dan paket media pembelajaran untuk menunjang sistem pendidikan. Selain itu, menyediakan tenaga-tenaga ahli dan terampil dalam mengembangkan dan memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi.
Tugasnya mengkaji, merancang, mengembangkan, menyebarluaskan, mengevaluasi, dan membina kegiatan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk pendidikan jarak jauh/terbuka. Ini dalam rangka peningkatan kualitas dan pemerataan pendidikan di semua jalur, jenis, dan jenjang pendidikan sesuai dengan prinsip teknologi pendidikan berdasarkan kebijakan yang ditetapkan Menteri Pendidikan Nasional.
Dalam melaksanakan program kerjanya, Pustekkom dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang cukup memadai, antara lain studio audio, studio video, studio multimedia, ruang penyajian, ruang pelatihan, perpustakaan cetak dan perpustakaan media, dan lain-lain.
Pelatihan selalu dilaksanakan baik dalam rangka peningkatan kemampuan SDM internal Pustekkom maupun memberikan pelatihan bagi pihak lain. Layanan konsultasi dan pelatihan bagi pihak luar antara lain dalam bidang pengembangan sistem pembelajaran, pengembangan bahan belajar mandiri, penulisan naskah dan produksi program audio, penulisan naskah dan produksi program video, penulisan naskah dan produksi program multimedia interaktif, pengembangan situs dan jaringan.
Hubungan Pendidikan dan Pengajaran
Dalam arti sempit pendidikan adalah pengajaran yang diselenggarakan umumnya di sekolah sebagai lembaga pendidikan dan dapat diketahui bahwa pengajaran hanyalah salah satu usaha yang hanya dilakukan melalui pendidikan dalam mendidik anak didiknya.
Pendidik dalam rangka pengajaran dituntut untuk melakukan kegiatan yang bersifat edukatif dan ilmiah. Oleh karena itu, peran pendidik tidak hanya sebagai pengajar, tetapi sekaligus sebagai pembimbing yaitu sebagi wali yang memabantu anak didik mengatasi kesulitan dalam studynya dan pemecahan bagi permasalahan lainnya. Bila usaha-usaha selain pengajaran amat kurang dilakukan disekolah, kiranya dapat diduga hasil pendidikan tidak akan sempurna. Artinya, pendidikan tidak akan berhasil dalam mengembangkan anak didik secara utuh dan maksimal.
Seperti yang kita lihat pada pendidikan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) pengajaran yang diberikan disekolah atau oleh lembaga sekolah sudah memenuhi syarat pengajaran dan pembelajaran yang dicanangkan oleh pemerintah. Suasana pengajaran yang diberikan oleh pengajar melalui bermacam media seperti media elektronik sudah mempermudah peserta didik dalam proses pembelajaran. Sehingga pada zaman sekarang ini banyak peserta didik yang tidak merasa terbebani dengan segala tugas atau bahan pembelajaran yang diberikan oleh kurikulum pemerintah.
Kesimpulannya pendidikan adalah pengajaran yang diselenggarakan umumnya di sekolah sebagai lembaga pendidikan dan dapat diketahui bahwa pengajaran hanyalah salah satu usaha yang hanya dilakukan melalui pendidikan dalam mendidik anak didiknya.
Pustekkom; Menyusun Alternatif Pemecahan Masalah Pendidikan
Media elektronik untuk pendidikan itu dirintis oleh Pusat Teknologi Komunikasi dan Informasi Pendidikan (Pustekkom), lembaga yang berada di bawah Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas). Ini untuk memberikan layanan siaran pendidikan berkualitas yang dapat menunjang tujuan pendidikan nasional.
Pustekkom seperti dijelaskan dalam milis lembaga ini mengemban misi yang berperan serta secara aktif untuk memecahkan masalah-masalah pendidikan nasional dan pengembangan sumber daya manusia melalui pengembangan dan pendayagunaan teknologi komunikasi dan informasi. Visinya menjadi suatu lembaga unggulan (center of excellence) di bidang peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pengembangan teknologi komunikasi dan informasi dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional.
Pustekkom bertujuan menyusun alternatif pemecahan masalah pendidikan melalui penerapan teknologi pendidikan dengan mendayagunakan teknologi komunikasi dan informasi dan menghasilkan berbagai model dan paket media pembelajaran untuk menunjang sistem pendidikan. Selain itu, menyediakan tenaga-tenaga ahli dan terampil dalam mengembangkan dan memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi.
Tugasnya mengkaji, merancang, mengembangkan, menyebarluaskan, mengevaluasi, dan membina kegiatan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk pendidikan jarak jauh/terbuka. Ini dalam rangka peningkatan kualitas dan pemerataan pendidikan di semua jalur, jenis, dan jenjang pendidikan sesuai dengan prinsip teknologi pendidikan berdasarkan kebijakan yang ditetapkan Menteri Pendidikan Nasional.
Dalam melaksanakan program kerjanya, Pustekkom dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang cukup memadai, antara lain studio audio, studio video, studio multimedia, ruang penyajian, ruang pelatihan, perpustakaan cetak dan perpustakaan media, dan lain-lain.
Pelatihan selalu dilaksanakan baik dalam rangka peningkatan kemampuan SDM internal Pustekkom maupun memberikan pelatihan bagi pihak lain. Layanan konsultasi dan pelatihan bagi pihak luar antara lain dalam bidang pengembangan sistem pembelajaran, pengembangan bahan belajar mandiri, penulisan naskah dan produksi program audio, penulisan naskah dan produksi program video, penulisan naskah dan produksi program multimedia interaktif, pengembangan situs dan jaringan.
Hubungan Pendidikan dan Pengajaran
Dalam arti sempit pendidikan adalah pengajaran yang diselenggarakan umumnya di sekolah sebagai lembaga pendidikan dan dapat diketahui bahwa pengajaran hanyalah salah satu usaha yang hanya dilakukan melalui pendidikan dalam mendidik anak didiknya.
Pendidik dalam rangka pengajaran dituntut untuk melakukan kegiatan yang bersifat edukatif dan ilmiah. Oleh karena itu, peran pendidik tidak hanya sebagai pengajar, tetapi sekaligus sebagai pembimbing yaitu sebagi wali yang memabantu anak didik mengatasi kesulitan dalam studynya dan pemecahan bagi permasalahan lainnya. Bila usaha-usaha selain pengajaran amat kurang dilakukan disekolah, kiranya dapat diduga hasil pendidikan tidak akan sempurna. Artinya, pendidikan tidak akan berhasil dalam mengembangkan anak didik secara utuh dan maksimal.
Seperti yang kita lihat pada pendidikan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) pengajaran yang diberikan disekolah atau oleh lembaga sekolah sudah memenuhi syarat pengajaran dan pembelajaran yang dicanangkan oleh pemerintah. Suasana pengajaran yang diberikan oleh pengajar melalui bermacam media seperti media elektronik sudah mempermudah peserta didik dalam proses pembelajaran. Sehingga pada zaman sekarang ini banyak peserta didik yang tidak merasa terbebani dengan segala tugas atau bahan pembelajaran yang diberikan oleh kurikulum pemerintah.
Kesimpulannya pendidikan adalah pengajaran yang diselenggarakan umumnya di sekolah sebagai lembaga pendidikan dan dapat diketahui bahwa pengajaran hanyalah salah satu usaha yang hanya dilakukan melalui pendidikan dalam mendidik anak didiknya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar